
Usai ditemukan, anjing tersebut langsung dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan medis.
Budi mengatakan, polisi kini memburu pelaku dugaan pembacokan dengan melibatkan Unit Satwa (K9) Polda Metro Jaya.
Anjing pelacak K9 diterjunkan bersama personel Polsek Babelan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus menyisir area di sekitar lokasi.
“Satwa K9 Zeus menyisir area perkebunan warga dari titik jejak darah hingga mengarah ke bangunan kosong yang sedang direnovasi, sekitar 50 meter dari lokasi,” ujar Budi.
Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengatakan, polisi juga telah mendatangi rumah pemilik anjing. Namun, hingga kini pemilik belum bersedia membuat laporan polisi.
“Petugas kepolisian sudah cek TKP dan mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi, namun yang bersangkutan tidak berkenan untuk membuat Laporan Polisi,” kata Aliyani saat dihubungi terpisah.
Sebelumnya, informasi mengenai dugaan pembacokan tersebut beredar di media sosial Instagram melalui unggahan akun @amysukmana pada Senin (13/7/2026).
Dalam video yang diunggah, seekor anjing tampak terkulai lemas di atas rumput kering dengan bercak darah di sekitarnya. Napas anjing itu terlihat berat, sementara video lain memperlihatkan luka di bagian kepalanya.
Menurut Amy, anjing tersebut telah mendapatkan perawatan medis. Dalam unggahan berikutnya, terlihat bulu di bagian kepala anjing telah dicukur untuk proses pengobatan, sementara luka di kepalanya masih tampak terbuka.
Video itu juga memperlihatkan luka berbentuk lubang di sisi kanan kepala anjing. Anjing yang kemudian diberi nama Jade itu dilaporkan terus menjalani perawatan. Pada hari kelima pengobatan, luka di kepalanya telah dijahit.
